Soto Rp5 Ribu dengan Pemandangan Kebun Apel Cocok untuk Healing
Warung Angling Dharma di Desa Tulungrejo, Kecamatan Bumiaji. (Foto : Galih Rakasiwi/TIMES Indonesia)

Soto Rp5 Ribu dengan Pemandangan Kebun Apel Cocok untuk Healing

Sebuah warung sederhana di kawasan lereng Kecamatan Bumiaji justru mencuri perhatian wisatawan.

TIMES Batu,Rabu 3 Juni 2026, 04:39 WIB
398
G
Galih Rakasiwi

BatuSebuah warung sederhana di kawasan lereng Kecamatan Bumiaji justru mencuri perhatian wisatawan. Berada di tengah hamparan kebun apel dan jauh dari hiruk pikuk perkotaan, Warung Angling Dharma menjadi destinasi kuliner yang belakangan ramai diperbincangkan para pemburu hidden gem.

Berada di Dusun Junggo, Desa Tulungrejo, warung ini menawarkan pengalaman yang berbeda. Pengunjung tidak hanya datang untuk menikmati makanan, tetapi juga merasakan suasana pedesaan yang masih alami dengan latar perbukitan hijau dan udara sejuk khas Kota Batu.

Setibanya di lokasi, pengunjung akan disambut deretan pohon apel yang mengelilingi area makan. Tidak ada kemewahan berlebihan.

Justru kesederhanaan itulah yang menjadi daya tarik utama. Meja dan kursi ditempatkan menyatu dengan alam, memungkinkan pengunjung menikmati hidangan sambil memandang kebun yang membentang di sekelilingnya.

"Saya sengaja datang karena penasaran setelah melihat ulasan di media sosial. Ternyata suasananya benar-benar tenang dan berbeda dari tempat makan lain di Kota Batu," ujar Rino pengunjung asal Kota Malang, Selasa (2/6/2026).

Keunggulan lain warung ini adalah lokasinya yang jauh dari keramaian. Tidak terdengar suara kendaraan yang lalu-lalang. Yang terdengar justru semilir angin dan suara alam yang membuat suasana terasa lebih menenangkan.

"Yang dicari bukan hanya makanannya, tapi suasananya. Duduk di bawah rindangnya kebun apel sambil menikmati kopi hangat menjadi pengalaman yang sulit ditemukan di tempat lain," katanya.

Menu yang ditawarkan juga terbilang ramah di kantong. Salah satu yang paling banyak diburu adalah Soto Tahes yang dibanderol hanya Rp5 ribu per porsi. Selain itu tersedia nasi telur, nasi tempe, hingga olahan mi dengan harga yang relatif terjangkau.

Meski sederhana, cita rasa yang disajikan mampu membuat banyak pengunjung kembali datang. Tidak sedikit wisatawan yang menjadikan tempat ini sebagai lokasi sarapan atau makan siang setelah berkeliling destinasi wisata di kawasan Bumiaji.

Untuk menemani santap siang, tersedia berbagai pilihan minuman tradisional. Mulai dari kopi tubruk lokal, teh hangat, hingga racikan minuman herbal berbahan bunga rosella dan serai yang menjadi favorit pelanggan.

Meski popularitasnya terus meningkat, Warung Angling Dharma tetap mempertahankan konsep sederhana yang menjadi ciri khasnya. Pengunjung yang ingin datang disarankan menyesuaikan waktu kunjungan karena warung ini hanya beroperasi pada akhir pekan, yakni Jumat hingga Minggu. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita ini juga tayang di portal nasional

Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.

Baca di sini
Penulis:Galih Rakasiwi
|
Editor:Ferry Agusta Satrio

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Kota Batu, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kontak Kami

  • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
  • (0341) 563566
  • [email protected]

Berlangganan

Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

Member Of

Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

SUPPORTED BY

Logo Varnion
© 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.