Kalcer Market Hadirkan Kuliner Hits Indonesia Hingga Luar Negeri
Kalcer Market hadir di Kota Malang, tepatnya di Malang Town Square (Matos) dengan menyuguhkan berbagai kuliner kekinian.
MALANG – Kalcer Market hadir di Kota Malang, tepatnya di Malang Town Square (Matos) dengan menyuguhkan berbagai kuliner kekinian yang terinspirasi dari pusat-pusat kuliner populer di berbagai daerah hingga luar negeri.
Operation Director sekaligus Co-Founder Kalcer Market, Khoirul Rohman mengatakan bahwa dirinya ingin kultur kuliner yang ada di dunia bisa disebarkan di penjuru Indonesia.
“Kita ingin kultur kuliner yang ada di dunia, punya trademark dan konsep yang bagus, bisa disebarkan di kota-kota di Indonesia,” ujarnya.
Lanjutnya, pelaksanaan Kalcer Market yang ketiga setelah dilaksanakan di Sidoarjo ini mengusung tema “Song wat dan Blok M Edition”, yang terinspirasi oleh Song wat Road di Thailand serta Blok M di Jakarta Selatan sebagai sentra kuliner hits (kalcer) yang ramai dikunjungi wisatawan.
Menurutnya, kultur kuliner suatu daerah tidak hanya terbentuk dari makanan, tetapi juga dari identitas kawasan yang kemudian menjadi daya tarik wisatawan.
“Kalau kita mau ke Jakarta, makanan viral Jakarta yang one-stop place itu ada di Blok M. Kalau di Thailand, pusat kuliner seperti itu ada di Song wat Road,” jelasnya.
Selaras dengan tema tersebut, produk makanan hits yang disajikan bermacam-macam, mulai dari somtam khas Thailand, Falala coklat khas Bali, Aldi’s Hot Dog milik bapak kalcer Aldi Taher, Cheese Biscuit dari Bandung, dan banyak makanan hits yang menarik lainnya.
“Kita juga mengajak tenant asal kuliner tersebut, contoh Blok M, lalu ada makanan viral dari Bandung, Bali, bahkan ada satu produk inspired dari salah satu produk Malaysia, Moon Beef,” tambahnya.
Selain itu, Kalcer Market juga hadir supaya masyarakat di daerah dapat merasakan kuliner viral tanpa harus pergi jauh ke daerah asalnya.
“Jadi supaya masyarakat di daerah misal ingin menyicipi somtam, gausah jauh ke Thailand, somtamnya kita bawa kesini,” imbuhnya.
Ia mengungkapkan bahwa tidak menutup kemungkinan Kalcer Market akan membawa kuliner menarik lainnya di penjuru Indonesia supaya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.
“Jadi kita tidak menutup kemungkinan akan menghadirkan makanan-makanan menarik lainnya di Indonesia,” tandasnya.
Khoirul mengaku animo masyarakat terhadap Kalcer Market terpantau tinggi sejak hari pertama dibuka pada 06 Agustus 2026 lalu. Menurutnya, waktu kunjungan paling ramai biasanya terjadi menjelang hingga setelah makan siang, serta sekitar pukul 17.00 hingga 19.00 WIB. Kalcer Market hadir hingga 17 Agustus 2026. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.
Berita ini juga tayang di portal nasional
Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.

