Anggaran Menyusut, Desa Jadi Tumpuan, Musrenbang Kota Batu 2027 Bidik Ekonomi Lokal sebagai Penyelamat
Musrenbang Kota Batu. (Foto : Galih Rakasiwi/TIMES Indonesia)

Anggaran Menyusut, Desa Jadi Tumpuan, Musrenbang Kota Batu 2027 Bidik Ekonomi Lokal sebagai Penyelamat

Pemkot Batu mulai memetakan arah pembangunan tahun 2027 melalui forum Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kota dengan fokus tajam pada penguatan ekonomi lokal dan desa di Golden Tulip Hotel, Senin (16/3/2026) kemarin.

TIMES Batu,Selasa 17 Maret 2026, 11:22 WIB
56
G
Galih Rakasiwi

BATUPemkot Batu mulai memetakan arah pembangunan tahun 2027 melalui forum Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kota dengan fokus tajam pada penguatan ekonomi lokal dan desa di Golden Tulip Hotel, Senin (16/3/2026) kemarin.

Forum tersebut menjadi ajang penyaringan ribuan aspirasi masyarakat di tengah kondisi fiskal daerah yang sedang mengalami tekanan.

Wali Kota Batu, Nurochman, menegaskan bahwa keterbatasan anggaran tidak boleh menjadi alasan melemahnya pembangunan. Justru sebaliknya, kondisi ini harus dijawab dengan strategi yang lebih tepat sasaran, terutama untuk menggerakkan ekonomi masyarakat di tingkat desa.

"Kita harus kerja cerdas di tengah keterbatasan. Fokus kita adalah bagaimana pembangunan benar-benar dirasakan masyarakat. Desa harus menjadi pusat pertumbuhan, dengan pertanian, UMKM, dan pariwisata sebagai penggeraknya," tegasnya, Selasa (17/3/2026).

Menurutnya, desa memiliki potensi besar yang selama ini belum dimaksimalkan sepenuhnya. Oleh karena itu, arah kebijakan pembangunan 2027 akan lebih difokuskan pada penguatan sektor riil yang langsung menyentuh kehidupan warga, mulai dari produksi hingga pemasaran hasil desa.

"Dalam forum, sektor pertanian dan ketahanan pangan jadi paling utama. Program-program seperti peningkatan budidaya, sertifikasi produk, hingga pengembangan desa wisata berbasis pertanian dipastikan tetap berjalan," ujarnya.

Langkah ini dinilai penting untuk menjaga stabilitas ekonomi lokal sekaligus memperkuat daya saing produk desa. Sejumlah usulan dari kecamatan pun menggambarkan kebutuhan konkret masyarakat. 

"Kecamatan Bumiaji, misalnya, mendorong pengembangan desa wisata, budidaya perikanan, serta sertifikasi halal untuk produk lokal. Sementara Kecamatan Junrejo menitikberatkan pada peningkatan konektivitas antar desa guna memperlancar distribusi ekonomi," kata Cak Nur.

Selain itu, Kecamatan Batu mengusulkan pembenahan infrastruktur dasar seperti drainase dan kawasan permukiman, yang dinilai menjadi penopang aktivitas ekonomi warga.

"Meski dihadapkan pada keterbatasan fiskal, Pemkot Batu memastikan setiap desa tetap memperoleh satu hingga dua program prioritas yang dibiayai melalui APBD," tegasnya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Batu, Heli Suyanto menerangkan kebijakan diharapkan mampu menjaga denyut pembangunan tetap berjalan, sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi desa dari bawah.

"Dengan strategi tersebut, Musrenbang 2027 tidak sekadar menjadi forum perencanaan, tetapi juga momentum untuk menggeser orientasi pembangunan dari yang bersifat makro menjadi lebih membumi, dengan desa sebagai ujung tombak kebangkitan ekonomi lokal," tuturnya.(*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Penulis:Galih Rakasiwi
|
Editor:Imadudin Muhammad

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Kota Batu, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kontak Kami

  • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
  • (0341) 563566
  • [email protected]

Berlangganan

Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

Member Of

Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

SUPPORTED BY

Logo Varnion
© 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.