Candi Singosari: Jejak Kejayaan Kerajaan Singhasari di Kabupaten Malang
TIMES Batu/Candi Singosari yang ada di Kabupaten Malang. (FOTO Dok. TIMES Indonesia)

Candi Singosari: Jejak Kejayaan Kerajaan Singhasari di Kabupaten Malang

Kabupaten Malang memiliki sejumlah situs sejarah yang menjadi saksi perkembangan kerajaan-kerajaan besar di Jawa Timur. Salah satu yang paling dikenal adalah Candi Singosari.

TIMES Batu,Selasa 24 Maret 2026, 23:38 WIB
142
A
Achmad Fikyansyah

TIMESINDONESIAKabupaten Malang memiliki sejumlah situs sejarah yang menjadi saksi perkembangan kerajaan-kerajaan besar di Jawa Timur. Salah satu yang paling dikenal adalah Candi Singosari, peninggalan penting dari masa kejayaan Kerajaan Singhasari pada abad ke-13.

Candi yang terletak di Kecamatan Singosari ini tidak hanya menjadi objek wisata sejarah, tetapi juga menjadi bukti penting perjalanan politik dan budaya di Jawa Timur pada masa kerajaan Hindu-Buddha.

Menurut penjelasan yang dimuat dalam publikasi Balai Pelestarian Cagar Budaya Jawa Timur, Candi Singosari diperkirakan dibangun sebagai candi pendharmaan bagi Raja Kertanegara, raja terakhir Kerajaan Singhasari yang wafat pada tahun 1292.

Kertanegara dikenal sebagai salah satu raja besar dalam sejarah Nusantara. Ia terkenal karena menjalankan kebijakan ekspansi wilayah serta menjalin hubungan politik dengan berbagai kerajaan di kawasan Asia Tenggara.

Dalam sejumlah kajian sejarah, candi ini diyakini menjadi tempat pemujaan untuk menghormati sang raja setelah wafat, sesuai dengan tradisi kerajaan Hindu-Buddha di Jawa pada masa itu.

Arsitektur Candi yang Megah

Candi Singosari memiliki bentuk bangunan yang cukup besar dibandingkan beberapa candi lain di wilayah Malang. Bangunan candi ini berdiri di atas batur atau kaki candi yang cukup tinggi dengan tubuh candi yang menjulang.

Menurut keterangan yang dimuat dalam situs resmi Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia, arsitektur Candi Singosari menunjukkan perpaduan unsur Hindu dan Buddha yang berkembang pada masa pemerintahan Kertanegara.

Di sekitar kawasan candi juga pernah ditemukan beberapa arca penting, antara lain arca Dwarapala, patung penjaga berukuran besar yang kini menjadi ikon kawasan Singosari.

Penemuan dan Penelitian Arkeologi

Situs Candi Singosari telah lama menjadi perhatian para peneliti sejak masa kolonial Belanda. Para arkeolog melakukan berbagai penelitian untuk mengungkap struktur bangunan serta artefak yang berkaitan dengan kerajaan tersebut.

Dalam catatan arkeologi yang dirangkum oleh Pusat Penelitian Arkeologi Nasional, kawasan Singosari memang merupakan salah satu pusat penting aktivitas kerajaan pada masa itu.

Penemuan arca dan struktur bangunan di sekitar kawasan tersebut memperkuat dugaan bahwa wilayah Singosari pernah menjadi pusat pemerintahan kerajaan yang berpengaruh di Jawa Timur.

Saat ini Candi Singosari telah ditetapkan sebagai situs cagar budaya dan menjadi salah satu destinasi wisata sejarah di Kabupaten Malang.

Banyak wisatawan, pelajar, hingga peneliti datang ke kawasan ini untuk mempelajari sejarah Kerajaan Singhasari serta menikmati arsitektur candi yang telah berusia ratusan tahun. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Penulis:Achmad Fikyansyah
|
Editor:Ferry Agusta Satrio

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Kota Batu, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kontak Kami

  • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
  • (0341) 563566
  • [email protected]

Berlangganan

Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

Member Of

Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

SUPPORTED BY

Logo Varnion
© 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.