Panderman Gravity Park Jadi Favorit Pecinta Sepeda Downhill
Panderman Gravity Park terus mengalami peningkatan minat, khususnya dari kalangan pecinta olahraga ekstrem dan komunitas sepeda.
Batu – Diluncurkan pada 2023, Panderman Gravity Park di Desa Pesanggrahan, Kecamatan Batu, kini menjelma menjadi salah satu destinasi sport tourism yang semakin menarik perhatian.
Mengusung konsep wisata olahraga berbasis alam, kawasan ini menawarkan pengalaman balap sepeda downhill berpadu dengan panorama lereng Gunung Panderman yang memikat.
Perkembangan tersebut tidak lepas dari potensi geografis Kota Batu yang berada di kawasan perbukitan. Lanskap alam yang menawan dimanfaatkan secara optimal untuk menghadirkan destinasi wisata yang tidak hanya memacu adrenalin, tetapi juga memberikan nilai ekonomi bagi masyarakat sekitar.
Kepala Desa Pesanggrahan, Imam Wahyudi, menjelaskan bahwa sejak diluncurkan, Panderman Gravity Park terus mengalami peningkatan minat, khususnya dari kalangan pecinta olahraga ekstrem dan komunitas sepeda.
"Sejak diluncurkan tahun 2023, minat terhadap sport tourism di sini terus meningkat. Trek downhill yang kami miliki cukup menantang dan sudah pernah digunakan untuk event tingkat nasional dan tahunan yang cukup sukses," ujarnya, Minggu (5/4/2026).
Ia menambahkan, selain jalur downhill sepanjang kurang lebih 3,6 kilometer, kawasan tersebut juga dilengkapi fasilitas camping ground. Fasilitas ini dimanfaatkan oleh wisatawan maupun pendaki yang akan menuju Gunung Panderman.
"Konsepnya tidak hanya olahraga, tetapi juga wisata alam. Jadi pengunjung bisa menikmati suasana pegunungan sekaligus beraktivitas," katanya.
Pengembangan Panderman Gravity Park sendiri merupakan bagian dari program Desa Berdaya yang diinisiasi Pemerintah Provinsi Jawa Timur.
Kepala Dinas Pariwisata Kota Batu, Onny Ardianto melihat Panderman Gravity Park sebagai peluang besar untuk mendorong pertumbuhan ekonomi desa. Ia menilai pengelolaan berbasis kolaborasi menjadi kunci keberhasilan pengembangan wisata tersebut.
"Pengembangan sport tourism ini diharapkan mampu meningkatkan pendapatan asli desa dan menggerakkan ekonomi masyarakat," tuturnya. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.
Berita ini juga tayang di portal nasional
Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.

