Kota Batu Siap Sambut Jutaan Wisatawan
Momentum libur panjang yang bertepatan antara Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri 1447 Hijriah diprediksi akan mendongkrak kunjungan wisatawan ke Kota Batu.
BATU – Momentum libur panjang yang bertepatan antara Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri 1447 Hijriah diprediksi akan mendongkrak kunjungan wisatawan ke Kota Batu.
Pemkot Batu melalui Dinas Pariwisata (Disparta) memastikan berbagai kesiapan telah dilakukan, mulai dari infrastruktur hingga sektor akomodasi untuk menyambut lonjakan pengunjung.
Kepala Dinas Pariwisata Kota Batu, Onny Ardianto, mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan berbagai instansi terkait guna memastikan seluruh fasilitas pendukung pariwisata dalam kondisi siap.
"Dari sisi infrastruktur, Pemerintah Kota Batu memastikan kondisi jalan menuju kawasan wisata dalam keadaan mantap untuk dilalui," ujar Onny, Senin (16/3/2026).
Ia menjelaskan, meskipun kondisi infrastruktur dinilai siap, langkah antisipasi tetap dilakukan untuk menghindari kepadatan kendaraan selama masa libur panjang. Beberapa titik yang berpotensi mengalami kemacetan seperti kawasan Arhanud, pertigaan Karangploso, hingga jalur menuju Pujon menjadi perhatian khusus.
"Untuk itu, kami bersama pihak terkait menyiapkan skema rekayasa lalu lintas agar mobilitas wisatawan tetap lancar saat memasuki kawasan wisata di Kota Batu," bebernya.
Selain kesiapan infrastruktur, sektor akomodasi juga telah dipastikan siap melayani wisatawan. Hotel, restoran, serta berbagai destinasi wisata di Kota Batu disebut telah melakukan berbagai persiapan untuk memberikan pelayanan terbaik.
"Kami secara aktif melakukan monitoring ke destinasi wisata dan tempat penginapan guna memastikan seluruh fasilitas berfungsi optimal dan memenuhi standar pelayanan," jelasnya.
Di sisi lain, Disparta juga memperkuat sistem pemantauan jumlah wisatawan yang datang ke Kota Batu. Jika sebelumnya pendataan dilakukan di 40 titik, kini diperluas menjadi 48 titik dengan dukungan sistem digital.
Langkah tersebut dilakukan agar pemerintah dapat memantau pergerakan wisatawan secara lebih akurat, sekaligus menjadi dasar pengambilan kebijakan selama masa liburan berlangsung.
"Dengan sistem pendataan yang lebih luas dan berbasis digital, kami berharap bisa memperoleh data yang lebih akurat sehingga kebijakan yang diambil selama liburan dapat lebih tepat," tambah Onny.
Dengan berbagai kesiapan tersebut, Disparta optimistis sektor pariwisata Kota Batu akan kembali bergeliat dan memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat setempat.
"Bahkan, jumlah kunjungan wisatawan selama libur Nyepi dan Lebaran tahun ini diperkirakan tidak jauh berbeda dengan periode libur Natal dan Tahun Baru sebelumnya. Proyeksi kunjungan wisatawan diperkirakan mencapai sekitar 1,1 juta orang selama periode libur Lebaran," tutupnya. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

