Jelang Valentine, Permintaan Bunga Mawar Kota Batu Melonjak
Tumpukan Bunga potong Mawar di gudang Pro Florist yang siap di kirim ke Bali (FOTO: Sholeh/TIMES Indonesia)

Jelang Valentine, Permintaan Bunga Mawar Kota Batu Melonjak

Permintaan Bungan potong mawar mengalami peningkatan drastis menjelang Velentine.

TIMES Batu,Selasa 10 Februari 2026, 14:04 WIB
2.9K
M
Muhammad Sholeh

BATU‎Permintaan bunga potong mawar mengalami peningkatan drastis menjelang perayaan hari Valentine pada 14 Februari 2026. Itu karena, bunga mawar menjadi salah satu bentuk ungkapan cinta seseorang di hari kasih sayang tersebut. 

‎Peningkatan permintaan bunga potong mawar telah terasa sejak seminggu lalu. Tentu hal itu menjadi berkah tersendiri bagi petani dan supplier bunga di Kota Batu.

‎"Di moment Valentine, permintaan naik tiga kali lipat dari hari biasa.  Permintaan ini mulai seminggu terakhir," kata Jumadi, salah satu Supplier bunga potong Mawar di Desa Bulukerto, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, Selasa (10/2/2026). 

‎Jumadi mengatakan, menjelang Valentine, ia mengirim sebanyak 6000 tangkai bunga mawar ke pulau Bali. Di hari biasa hanya sekitar 2000 ribu ia kirimkan ke pulau Dewata itu. 

‎Dikatakannya, pulau Bali merupakan pasar terbesar penjualan bunga mawar. di sana bunga mawar dan bunga lainnya dimanfaatkan untuk ritual keagamaan. selain menjadi penghias dekorasi atau yang lain.

‎"Pasar terbesar kami datang dari Bali. Permintaannya sangat tinggi. ke Jakarta juga ada banyak yang meminta tapi kami mengutamakan pelanggan di Bali," jelas Pemilik Pro Florist Batu ini.

‎Meskipun permintaan melonjak, Jumadi masih bisa memenuhi permintaan mawar tersebut dari Kota Batu sendiri.

‎Menurutnya, petani mawar telah banyak di Desa Bulukerto maupun desa lain di Kecamatan Bumiaji. Oleh karena itu, ia tidak khawatir akan kehabisan stok bunga mawar.

‎"Ada dua jenis mawar yang paling laris. yaitu mawar merah dan pink soft biasanya setelah tanggal 14 Februari permintaan bunga potong mawar akan kembali normal seperti hari hari biasa," urainya.

‎Untuk diketahui, Petani di Kota Batu menghasilkan berbagai jenis tanaman hias. Beberapa di antaranya anggrek, anthurium bunga, bromelia, bugenvil, dracaena, hanjuang, herbras, krisan, mawar, pakis, palem, pedang-pedangan, philodendron, pisang-pisangan, soka, dan sri rejeki.

Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Batu, bunga mawar menempati urutan pertama dengan tingkat produksi tertinggi. Pada 2022 lalu terjadi peningkatan luasan panen bunga mawar dari 1.005.260 m² pada tahun 2021 menjadi 1.008.600 m².

‎Ada dua desa di Kota Batu yang dikenal sebagai sentra bunga mawar. Yaitu Desa Bulukerto kecamatan Bumiaji dan Desa Gunungsari Kecamatan Bumiaji Kota Batu. Bunga mawar potong di Kota Batu berhasil menembus pasar di seluruh Indonesia.(*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita ini juga tayang di portal nasional

Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.

Baca di sini
Penulis:Muhammad Sholeh
|
Editor:Imadudin Muhammad

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Kota Batu, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kontak Kami

  • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
  • (0341) 563566
  • [email protected]

Berlangganan

Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

Member Of

Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

SUPPORTED BY

Logo Varnion
© 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.