Rekomendasi Wisata Edukasi Hewan di Kabupaten Malang
Tren wisata edukasi berbasis hewan di Kabupaten Malang menawarkan hiburan keluarga, juga pembelajaran interaktif tentang peternakan, konservasi satwa, hingga lingkungan hidup.
MALANG – Tren wisata edukasi berbasis hewan di Kabupaten Malang terus berkembang dalam beberapa tahun terakhir. Tak hanya menawarkan hiburan keluarga, sejumlah destinasi wisata kini menghadirkan konsep pembelajaran interaktif tentang peternakan, konservasi satwa, hingga lingkungan hidup.
Konsep wisata edukasi tersebut menjadi alternatif favorit masyarakat, terutama bagi keluarga dan rombongan pelajar yang ingin berlibur sambil belajar secara langsung di alam terbuka.
Berikut adalah beberapa rekomendasi wisata edukasi hewan di Kabupaten Malang:
1. Milkindo Green Farm
Salah satu destinasi yang cukup populer adalah Milkindo Green Farm di Kecamatan Kepanjen. Tempat wisata ini mengusung konsep peternakan sapi perah modern yang dikombinasikan dengan wahana edukasi keluarga.
Pengunjung dapat belajar memerah susu sapi, memberi makan hewan ternak seperti kelinci dan domba, hingga mengenal proses pengolahan susu. Selain area edukasi peternakan, lokasi tersebut juga dilengkapi wahana permainan anak dan kolam renang keluarga.
2. Petungsewu Wildlife Education Center
Wisata edukasi hewan lainnya adalah Petungsewu Wildlife Education Center atau P-WEC di Kecamatan Dau. Tempat ini lebih berfokus pada konservasi alam dan pendidikan lingkungan.
Di kawasan tersebut, pengunjung dapat mengikuti kegiatan pengamatan burung, edukasi satwa liar, hingga eksplorasi hutan. Lokasi ini kerap menjadi tujuan kegiatan sekolah dan komunitas pecinta lingkungan.
3. Taman Rekreasi Sengkaling
Selain itu, kawasan Taman Rekreasi Sengkaling juga masih menjadi pilihan wisata keluarga di Kabupaten Malang. Meski dikenal sebagai taman rekreasi dan wisata air, tempat ini memiliki area interaksi satwa dan wahana edukasi anak.
4. Ketindan Trad
Sementara di wilayah Lawang, terdapat wisata berbasis alam pedesaan seperti Ketindan Trad yang menggabungkan konsep edukasi pertanian dan peternakan rakyat.
Wisata edukasi hewan memiliki prospek besar karena mampu menghadirkan pengalaman belajar yang lebih menarik dibanding metode konvensional di ruang kelas.
Selain memperkenalkan dunia peternakan dan lingkungan kepada anak-anak, wisata jenis ini juga dinilai mampu mendukung pengembangan ekonomi lokal berbasis pariwisata dan pertanian.
Kabupaten Malang sendiri memiliki potensi besar untuk mengembangkan wisata edukasi karena didukung kondisi alam yang luas, kawasan pertanian aktif, serta peternakan rakyat yang tersebar di berbagai wilayah. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.
Berita ini juga tayang di portal nasional
Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.

