Glamping Mewah di Tengah Hutan Pinus Kota Batu
Rindang Glamping di Desa Tlekung padukan kemewahan dan keindahan alam. (Foto: Rindang Glamping for TIMES Indonesia)

Glamping Mewah di Tengah Hutan Pinus Kota Batu

Rindang Glamping memiliki 10 unit tenda eksklusif dengan luas masing-masing sekitar 32 meter persegi. Setiap unit dilengkapi berbagai fasilitas modern.

TIMES Batu,Minggu 31 Mei 2026, 15:03 WIB
861
G
Galih Rakasiwi

BatuDi Kota Batu ada destinasi wisata yang menawarkan pengalaman berbeda bagi para pelancong. Berada di kawasan hutan pinus Desa Tlekung, Kecamatan Junrejo, Rindang Glamping hadir sebagai destinasi menginap yang memadukan kemewahan, keindahan alam, dan nuansa sejarah dalam satu kawasan.

Dikelilingi pepohonan pinus yang rindang serta berdekatan dengan situs bersejarah Goa Jepang, tempat ini menawarkan suasana tenang yang jauh dari hiruk pikuk perkotaan. Konsep tersebut menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang ingin menikmati liburan dengan pengalaman lebih dekat dengan alam tanpa meninggalkan kenyamanan modern.

Owner Rindang Glamping, Bianca, mengatakan destinasi tersebut lahir melalui kolaborasi dengan Perhutani KPH Malang. Pengembangan kawasan dilakukan dengan mengedepankan konsep wisata berkelanjutan yang menggabungkan aspek rekreasi, pelestarian lingkungan, serta penguatan budaya lokal.

"Desain yang kami hadirkan memungkinkan tamu menikmati suasana alam secara maksimal tanpa harus mengorbankan kenyamanan. Kami ingin menghadirkan pengalaman yang tidak hanya sekadar menginap, tetapi juga meninggalkan kesan mendalam bagi setiap pengunjung," ujarnya, Minggu (31/5/2026).

Rindang Glamping memiliki 10 unit tenda eksklusif dengan luas masing-masing sekitar 32 meter persegi. Setiap unit dilengkapi berbagai fasilitas modern, mulai dari tempat tidur yang nyaman, perlengkapan berkualitas, hingga kamar mandi pribadi yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan wisatawan layaknya menginap di hotel berbintang.

Tak hanya menawarkan fasilitas premium, pengunjung juga dapat menikmati berbagai aktivitas menarik di kawasan sekitar. 

"Mulai dari trekking menyusuri jalur hutan menuju Goa Jepang, menikmati suasana malam dengan makan malam di alam terbuka, hingga bersantai menikmati udara sejuk pegunungan di bawah langit penuh bintang," urainya.

article

Menurut Bianca, pengalaman yang ditawarkan sengaja dirancang agar wisatawan dapat merasakan hubungan yang lebih dekat dengan alam. Suara alam, udara segar, dan pemandangan hijau menjadi bagian dari pengalaman yang sulit ditemukan di kawasan perkotaan.

Selain fokus pada kenyamanan pengunjung, Rindang Glamping juga menerapkan prinsip ramah lingkungan dalam operasional sehari-hari. Pengelolaan energi, pengurangan limbah, hingga pemanfaatan sumber daya dilakukan dengan mempertimbangkan aspek keberlanjutan.

"Kami ingin memastikan keindahan alam yang ada saat ini tetap terjaga dan bisa dinikmati generasi mendatang. Karena itu seluruh operasional kami berupaya menerapkan prinsip yang lebih ramah lingkungan," katanya.

Komitmen tersebut juga diwujudkan melalui pemberdayaan masyarakat sekitar. Rindang Glamping menggandeng pelaku UMKM lokal untuk menyediakan berbagai produk yang disajikan kepada tamu. Setiap wisatawan yang datang akan disambut dengan camilan tradisional berupa polo pendem serta minuman khas hasil produksi pelaku usaha lokal Kota Batu dan Malang Raya.

"Kolaborasi dengan UMKM menjadi bagian penting dari konsep kami. Kami ingin keberadaan destinasi ini tidak hanya memberikan manfaat bagi wisatawan, tetapi juga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar," ungkap dia.

Pelayanan yang personal juga menjadi salah satu keunggulan yang ditawarkan. Setiap tamu mendapatkan pendampingan mulai dari rekomendasi aktivitas wisata, eksplorasi budaya lokal, hingga layanan yang disesuaikan dengan kebutuhan selama menginap.

Dengan konsep yang menggabungkan kemewahan, pelestarian lingkungan, dan pemberdayaan masyarakat, Rindang Glamping diyakini mampu menjadi salah satu destinasi unggulan baru di Kota Batu. Kehadirannya sekaligus menambah ragam pilihan wisata yang tidak hanya menawarkan hiburan, tetapi juga pengalaman yang lebih bermakna bagi para pengunjung.

"Kami berharap tempat ini dapat menjadi inspirasi bagi pengembangan pariwisata yang lebih berkelanjutan, menghargai budaya lokal, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat," tuturnya. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita ini juga tayang di portal nasional

Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.

Baca di sini
Penulis:Galih Rakasiwi
|
Editor:Deasy Mayasari

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Kota Batu, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kontak Kami

  • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
  • (0341) 563566
  • [email protected]

Berlangganan

Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

Member Of

Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

SUPPORTED BY

Logo Varnion
© 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.