Arahan Presiden Prabowo Jadi Angin Segar Kebangkitan Genting Jatiwangi Majalengka
TIMES Batu/Perajin genting Jatiwangi Kabupaten Majalengka. (FOTO: istimewa)

Arahan Presiden Prabowo Jadi Angin Segar Kebangkitan Genting Jatiwangi Majalengka

Bagi Bupati Majalengka, H. Eman Suherman, kebijakan tersebut bukan sekadar instruksi pusat. Ia justru menjadi penguat dari langkah pembangunan daerah yang telah lebih dulu digerakkan melalui visi Majalengka 'Langkung SAE'.

TIMES Batu,Selasa 3 Februari 2026, 20:16 WIB
92.1K
J
Jaja Sumarja

MAJALENGKADari Sentul Bogor, arah kebijakan nasional kembali meniupkan harapan bagi denyut ekonomi rakyat di daerah. Arahan Presiden Prabowo Subianto, terkait penggunaan atap genting pada bangunan pemerintahan dan fasilitas publik disambut serius Pemerintah Kabupaten Majalengka.

Bagi Bupati Majalengka, H. Eman Suherman, kebijakan tersebut bukan sekadar instruksi pusat. Ia justru menjadi penguat dari langkah pembangunan daerah yang telah lebih dulu digerakkan melalui visi Majalengka 'Langkung SAE'.

Menurut Bupati Eman, pembangunan tidak boleh berhenti pada wujud fisik semata. Setiap kebijakan harus memberi dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat, terutama pelaku ekonomi lokal yang menjadi tulang punggung daerah.

"Penggunaan atap genting bukan hanya soal bangunan, tetapi soal keberpihakan. Ini sejalan dengan semangat Majalengka 'Langkung SAE', di mana pembangunan harus berkeadilan dan memberi manfaat ekonomi bagi rakyat," ujar Bupati Eman, Selasa 3/2/2026).

Kabupaten Majalengka, lanjutnya, memiliki potensi besar industri genting rakyat yang tersebar di sejumlah kecamatan. Arahan Presiden pun dinilai sebagai momentum strategis untuk menghidupkan kembali sektor yang telah lama menjadi identitas daerah.

Pemkab Majalengka berkomitmen mendorong penggunaan atap genting pada berbagai proyek pembangunan, mulai dari gedung pemerintahan, sekolah, fasilitas kesehatan, hingga infrastruktur publik lainnya.

"Ini adalah bentuk dukungan nyata terhadap produk lokal. Selain ramah lingkungan dan sesuai dengan karakter iklim daerah, genting juga mampu menggerakkan ekonomi kerakyatan serta membuka lapangan kerja," tambahnya.

Kebijakan tersebut akan disinergikan dengan perencanaan pembangunan daerah agar tetap berpijak pada visi dan misi Majalengka 'Langkung SAE' sebagai fondasi pembangunan yang berkelanjutan.

Lebih dari sekadar material bangunan, genting Jatiwangi menyimpan sejarah panjang Majalengka. Bersama kecap Majalengka, genting telah menjadi ikon yang melekat kuat dalam ingatan kolektif masyarakat, sebuah warisan budaya yang kini diharapkan kembali menemukan tempat terhormat dalam arus pembangunan modern. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Penulis:Jaja Sumarja
|
Editor:Tim Redaksi