Mangkir dari Panggilan Polres Kota Batu, Pemilik Truk Rem Blong Dijadwalulang Pemeriksaannya
Polres Batu periksa pemilik truk rem blong di Jalan Pattimura yang tewaskan ojol. Pemilik tak penuhi panggilan karena ada agenda di Jember. Proses hukum tetap berjalan.
BATU – Penanganan kecelakaan maut truk rem blong di Jalan Pattimura, Kota Batu, memasuki babak baru. Setelah sopir ditetapkan sebagai tersangka, polisi kini mengarah pada pemeriksaan pemilik kendaraan. Namun hingga kini, yang bersangkutan belum memenuhi panggilan penyidik.
Kasat Lantas Polres Batu, AKP Kevin Ibrahim, mengatakan surat panggilan telah dilayangkan. Pemeriksaan diperlukan untuk menelusuri tanggung jawab pemilik armada, khususnya terkait perawatan dan kelayakan kendaraan sebelum dioperasikan.
"Kami sudah melayangkan surat panggilan. Namun yang bersangkutan tidak bisa hadir karena sedang berada di Jember dengan agenda lain yang bersamaan," katanya, Sabtu (28/2/2026).
Pihaknya menegaskan proses hukum akan berjalan transparan demi memberikan keadilan bagi korban sekaligus menjadi peringatan keras bagi pemilik armada angkutan.
"Pemilik kendaraan wajib memastikan armadanya dalam kondisi laik jalan, apalagi beroperasi di jalur curam seperti di Kota Batu," urainya.
Kevin memastikan jadwal pemeriksaan akan diagendakan ulang. Kepolisian juga belum menutup kemungkinan adanya pihak lain yang dimintai pertanggungjawaban, tergantung hasil pendalaman.
"Sekarang fokus penyidikan masih pada kronologi kejadian serta aspek teknis kendaraan," bebernya.
Sejumlah saksi telah diperiksa, termasuk pemeriksaan fisik armada untuk memastikan penyebab pasti kegagalan sistem pengereman.
"Pemeriksaan teknis penting untuk mengetahui apakah ada unsur kelalaian perawatan atau faktor lain yang menyebabkan rem tidak berfungsi," tuturnya.
Sebelumnya, sebuah truk dengan nopol P 8640 UG menabrak sejumlah kendaraan di Jalan Pattimura pada Rabu (18/2/2026). Dari kejadian itu dilaporkan satu ojol meninggal dunia dan beberapa pengendara mengalami luka berat maupun luka ringan. Beberapa kendaraan dilaporkan juga mengalami kerusakan.(*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.



