Warung Sate Kelinci Pak Atim Simpan Sejuta Kesedapan
Kota Batu tak pernah kehabisan destinasi kuliner. Salah satunya adalah Warung Sate Kelinci Pak Atim di kawasan Desa Pesanggrahan, Kecamatan Batu.
BATU – Kota Batu tak pernah kehabisan destinasi kuliner. Di balik ramainya pusat wisata dan deretan restoran populer, masih tersimpan warung makan sederhana yang belum banyak dikenal wisatawan, namun justru mendapat penilaian tinggi dari para pelanggannya.
Salah satunya adalah Warung Sate Kelinci Pak Atim di kawasan Desa Pesanggrahan, Kecamatan Batu yang menjadi pilihan menarik untuk menikmati akhir pekan tanpa harus berdesakan dengan antrean panjang.
Lokasinya memang tidak berada di jalan utama. Pengunjung harus memarkir kendaraan di tepi jalan sebelum berjalan kaki sekitar 200 meter menuju warung yang berada di gang permukiman warga.
Meski aksesnya cukup tersembunyi, tempat ini justru menjadi daya tarik tersendiri bagi para pemburu kuliner yang mengutamakan cita rasa dibanding kemewahan tempat.
Menu andalan warung ini adalah sate kelinci yang dikenal memiliki tekstur lembut dengan bumbu kacang khas. Selain sate kelinci, tersedia pula sate ayam dengan harga yang relatif ramah di kantong.
Di tengah meningkatnya kunjungan wisatawan ke Kota Batu setiap akhir pekan, keberadaan warung sederhana seperti ini menjadi alternatif bagi wisatawan yang ingin menghindari kepadatan kawasan kuliner utama. Suasana yang tenang dipadukan dengan sajian khas membuat pengalaman bersantap terasa lebih santai.
Fenomena tersebut menunjukkan bahwa kuliner terbaik tidak selalu berada di lokasi yang ramai atau viral di media sosial. Sejumlah tempat makan tersembunyi justru bertahan karena konsisten menjaga kualitas rasa dan pelayanan.
Tren wisata kuliner pun mulai bergeser, di mana banyak wisatawan memilih mencari pengalaman baru melalui rekomendasi pelanggan dibanding sekadar mengikuti tempat yang sedang populer.
Salah satu pengunjung, Dhofir menjelaskan jika satenya memiliki daging empuk, porsinya memuaskan, dan pelayanan pemilik warung dikenal ramah sehingga banyak pengunjung datang kembali.
"Saya beli sate di sini awalnya diajak teman, meski masuk gang kecil namun citarasany bisa diadu dengan resto bintang lima. Sedap dan dagingnya empuk serta lembut, harga juga bersaing. Hitung-hitung murah," ungkapnya, Jumat (31/7/2026).
Bagi wisatawan yang menghabiskan akhir pekan di Kota Batu, Warung Sate Kelinci Pak Atim bisa menjadi pilihan untuk menikmati hidangan khas daerah dengan suasana yang lebih tenang.
Di balik gang sempit dan lokasi yang sederhana, tersimpan salah satu kuliner dengan penilaian tinggi di google maps yang layak masuk daftar tujuan saat berwisata ke Kota Batu. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.
Berita ini juga tayang di portal nasional
Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.

