Manchester City Menang Dramatis di Markas Liverpool, Harapan Juara Tetap Terjaga
TIMES Batu/Erling Haaland mencetak gol kemenangan Manchester City saat menang 2-1 atas Liverpool di Anfield. (foto: Manchester City)

Manchester City Menang Dramatis di Markas Liverpool, Harapan Juara Tetap Terjaga

Gol penalti Erling Haaland di menit ke-93 memastikan kemenangan dramatis Manchester City atas Liverpool di Anfield dan menjaga persaingan gelar Liga Inggris.

TIMES Batu,Senin 9 Februari 2026, 07:32 WIB
89.6K
R
Rochmat Shobirin

JAKARTATekanan besar tak menyurutkan ketenangan Erling Haaland. Striker asal Norwegia itu tampil sebagai penentu kemenangan Manchester City lewat gol penalti di menit-menit akhir, saat City menundukkan Liverpool 2-1 dalam laga panas Premier League di Anfield, Minggu malam waktu setempat.

Gol Haaland di masa injury time babak kedua bukan hanya memastikan tiga poin krusial, tetapi juga menjaga peluang City dalam perburuan gelar. Kemenangan ini memangkas jarak City dengan pemuncak klasemen Arsenal menjadi enam poin.

City sempat berada di posisi sulit setelah Dominik Szoboszlai membuka keunggulan Liverpool pada menit ke-74 melalui tendangan bebas jarak jauh yang menghantam tiang sebelum bersarang di gawang. Skor itu membuat City terancam tertinggal delapan poin dari Arsenal.

Harapan City kembali menyala sepuluh menit berselang. Berawal dari sundulan Haaland, Bernardo Silva menyambar bola dan menyamakan kedudukan. Namun hasil imbang masih belum cukup bagi City dalam persaingan juara.

Momen penentuan datang pada menit ke-93. Kiper Liverpool Alisson Becker melakukan pelanggaran terhadap Matheus Nunes di kotak penalti. Di tengah tekanan Anfield, Haaland mengeksekusi penalti dengan tenang, mengarahkan bola ke sudut bawah gawang.

“Saya sangat gugup sebelum menendang. Semua pikiran hanya tertuju agar bola masuk,” ujar Haaland kepada Sky Sports. “Rasanya luar biasa.”

Drama belum berakhir. Kiper City Gianluigi Donnarumma tampil gemilang dengan menepis tembakan Alexis Mac Allister yang mengarah ke pojok atas gawang.

Ketegangan memuncak saat pemain pengganti Rayan Cherki mencetak gol spektakuler dari tengah lapangan, memanfaatkan gawang Liverpool yang kosong. Namun euforia City terhenti setelah VAR membatalkan gol tersebut. Wasit Craig Pawson menilai Szoboszlai melakukan pelanggaran lebih dulu terhadap Haaland, yang kemudian berujung kartu merah karena dianggap menggagalkan peluang emas.

Kemenangan ini menjadi momen spesial bagi City dan Pep Guardiola. City baru sekali menang dalam 23 lawatan terakhir ke Anfield, dan ini menjadi kemenangan tandang langka yang sangat berarti.

“Ini tempat yang sangat sulit. Kemenangan di sini selalu terasa spesial,” ujar Guardiola.

Secara statistik, ini juga menjadi kali pertama City menyapu bersih dua kemenangan liga atas Liverpool sejak musim 1936/1937.

Dengan Arsenal sempat unggul sembilan poin di puncak klasemen, persaingan gelar kini kembali terbuka. Selisih poin berpotensi semakin menyempit jika City menang atas Fulham dan Arsenal terpeleset saat bertandang ke Brentford.

Bagi Liverpool, hasil ini semakin memperumit musim mereka. Juara bertahan musim lalu itu kini harus fokus mengamankan tiket Liga Champions. Tim asuhan Arne Slot masih tertahan di peringkat keenam, tertinggal empat poin dari zona lima besar.

“Sulit menerima hasil ini. Berkali-kali musim ini kami merasa pantas mendapatkan lebih,” kata Slot. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Penulis:Rochmat Shobirin
|
Editor:Tim Redaksi