Pesona Bukit Jengkoang Batu yang Mampu Usir Suntuk dan Penat
Di Kota Batu ada satu sudut pegunungan yang justru menarik perhatian karena kesederhanaannya. Namanya Bukit Jengkoang.
BATU – Di Kota Batu ada satu sudut pegunungan yang justru menarik perhatian karena kesederhanaannya. Namanya Bukit Jengkoang.
Meski tidak memiliki wahana megah, lampu gemerlap, atau bangunan ikonik, namun bukit yang berada di Dusun Buludendeng, Desa Bulukerto, Kecamatan Bumiaji ini menjadi tempat pelarian bagi mereka yang ingin menikmati alam dalam bentuk paling asli.
Terletak di lereng pegunungan bagian utara Kota Batu, Bukit Jengkoang menawarkan bentang alam yang didominasi hamparan kebun sayur, perkebunan hortikultura, hutan pinus, serta panorama megah Gunung Arjuno dan kawasan pegunungan sekitarnya.
Dari ketinggian tersebut, pengunjung dapat menyaksikan lanskap Kota Batu dari sudut yang berbeda, terutama saat pagi hari ketika kabut tipis masih menggantung di antara lembah dan perbukitan.
Keindahan Bukit Jengkoang justru lahir dari suasana yang tenang. Saat matahari terbit, semburat cahaya perlahan muncul dari balik pegunungan, menyinari hamparan lahan pertanian yang tertata mengikuti kontur bukit.
Pemandangan itu membuat kawasan ini kerap diburu fotografer, pemburu sunrise, hingga wisatawan yang sekadar ingin menikmati udara segar khas pegunungan.
Selain dikenal sebagai lokasi berburu panorama, Bukit Jengkoang juga menjadi favorit komunitas pesepeda. Jalur yang menanjak dengan pemandangan terbuka menjadikannya salah satu rute gowes yang cukup populer di kalangan pecinta sepeda gunung maupun road bike.
Sepanjang perjalanan, pengunjung akan disuguhi pemandangan kebun wortel, perkebunan apel, hingga deretan pohon pinus yang memperkuat nuansa pedesaan khas Kota Batu.
Bagi pencinta petualangan, kawasan ini juga kerap dimanfaatkan untuk aktivitas camping dan off-road. Medan yang masih didominasi jalan berbatu serta kontur perbukitan menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang ingin merasakan pengalaman alam lebih dekat.
Pada malam hari, lampu-lampu Kota Batu yang terlihat dari kejauhan menghadirkan panorama berbeda yang tak kalah memikat dibanding suasana pagi harinya. Meski mulai dikenal luas melalui media sosial dan berbagai konten perjalanan, Bukit Jengkoang masih menyimpan kesan sebagai destinasi tersembunyi.
Lokasinya yang berada di kawasan pertanian membuat wisatawan tidak hanya menikmati keindahan alam, tetapi juga dapat melihat aktivitas masyarakat yang menggantungkan hidup dari hasil bumi pegunungan.
Interaksi antara lanskap alam dan kehidupan petani inilah yang menciptakan karakter khas Bukit Jengkoang. Di saat banyak tempat wisata berlomba menghadirkan atraksi baru, Bukit Jengkoang menawarkan sesuatu yang berbeda yaitu ketenangan.
Salah satu pengunjung Pratiwi asal Kota Malang mengatakan jika dirinya bersama suaminya sering kali mendatangi Jengkoang hanya untuk melepas penat rutinitas pekerjaaan di kantornya.
"Saya sering ke sini kadang bersama suami terkadang bersama teman-teman. Padahal di sini cuma duduk-duduk dan menyeduh kopi, tapi bikin adem pikiran. Apalagi gratis dan jajanan di sini murah-murah semakin bikin krasan," katanya, Senin (1/6/2026).
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.
Berita ini juga tayang di portal nasional
Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.

