Fahutan IPB Lantik Dua Wakil Dekan Baru
Dua pejabat yang dilantik adalah Dr. nat.techn. Lukmanul Hakim Zaini, S.Hut., M.Sc. sebagai Wakil Dekan Bidang Sumberdaya, Kerjasama, dan Pengembangan (SKP) serta Dr. Dede Aulia Rahman sebagai Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan (AK).
BOGOR – Fakultas Kehutanan dan Lingkungan (Fahutan) IPB University melantik dua pejabat wakil dekan pada 30 Januari 2026 di Kampus Dramaga, Bogor.
Pelantikan ini menjadi bagian dari penguatan kepemimpinan fakultas untuk mempercepat agenda internasionalisasi, meningkatkan mutu riset, serta memperluas kemitraan strategis dengan berbagai pemangku kepentingan.
Dua pejabat yang dilantik adalah Dr. nat.techn. Lukmanul Hakim Zaini, S.Hut., M.Sc. sebagai Wakil Dekan Bidang Sumberdaya, Kerjasama, dan Pengembangan (SKP) serta Dr. Dede Aulia Rahman sebagai Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan (AK).

Keduanya akan bekerja mendukung visi Dekan Fahutan dalam memperkuat peran fakultas sebagai pusat unggulan pendidikan dan riset kehutanan dan lingkungan.
“Hasil riset semestinya tidak berhenti setelah proyek selesai, melainkan terus memberi manfaat,” ujar Dekan Fahutan IPB, Prof. Dr. Dodik Ridho Nurrochmat.
Pernyataan ini menegaskan arah kebijakan Fahutan yang menempatkan riset, inovasi, dan kemitraan sebagai fondasi pembangunan akademik dan kontribusi bagi masyarakat.
Dalam pernyataan resminya, Dodik menegaskan pentingnya kepemimpinan fakultas yang mampu menghubungkan riset dengan dampak nyata.
Sejalan dengan arah tersebut, penguatan bidang sumberdaya, kerjasama, dan pengembangan menjadi salah satu fokus utama.
Melalui bidang ini, Fahutan akan mendorong modernisasi sarana dan prasarana akademik—mulai dari ruang kuliah, laboratorium, hingga infrastruktur teknologi informasi—untuk mendukung kelas internasional dan pengembangan Program Studi Ilmu Lingkungan.
Upaya ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pembelajaran dan riset sekaligus memperkuat daya saing global fakultas.
Selain itu, penataan kebijakan pembiayaan pendidikan melalui jalur UKT dan penguatan BPIF juga menjadi agenda penting guna memastikan keberlanjutan operasional fakultas tanpa mengesampingkan prinsip aksesibilitas.
Di bidang riset dan publikasi, Fahutan menargetkan penyusunan roadmap pengembangan jurnal ilmiah bereputasi internasional, dengan penguatan tata kelola editorial, jejaring reviewer global, serta peningkatan kapasitas penulisan ilmiah dosen dan mahasiswa.
Penguatan alumni engagement turut ditempatkan sebagai pilar strategis. Alumni diharapkan berperan lebih aktif sebagai mitra pengembangan fakultas, baik melalui dukungan fasilitas, beasiswa, peluang magang dan kerja, maupun kolaborasi riset terapan dengan industri dan pemerintah.

Sementara itu, di bidang akademik dan kemahasiswaan, fokus ada pada penguatan kurikulum, akreditasi program studi, serta peningkatan layanan kemahasiswaan untuk memastikan lulusan Fahutan IPB memiliki kompetensi yang relevan dan berdaya saing internasional.
Pelantikan dua wakil dekan ini menandai dimulainya fase implementasi agenda strategis Fahutan IPB. Keberhasilan penguatan fasilitas, kebijakan pembiayaan yang berkelanjutan, peningkatan kualitas publikasi ilmiah, serta kolaborasi dengan alumni dan mitra eksternal diharapkan menjadi indikator nyata kontribusi Fahutan IPB dalam menjawab tantangan global di bidang kehutanan dan lingkungan. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.



