Armada APEL Batu Tak Bertambah, Dishub Fokus Optimalkan 68 Unit yang Ada
TIMES Batu/Angkutan Pelajar (APEL) Gratis di Kota Batu (FOTO: Galih Rakasiwi/TIMES Indonesia)

Armada APEL Batu Tak Bertambah, Dishub Fokus Optimalkan 68 Unit yang Ada

Dinas Perhubungan Kota Batu memastikan tidak ada penambahan armada Angkutan Pelajar (APEL) Gratis pada 2026. Dishub Kota Batu akan mengoptimalkan puluhan armad yang ada.

TIMES Batu,Senin 9 Februari 2026, 11:11 WIB
938
G
Galih Rakasiwi

BATUDinas Perhubungan (Dishub) Kota Batu memastikan tidak ada penambahan armada Angkutan Pelajar (APEL) Gratis pada 2026. Kebijakan tersebut diambil dengan fokus pada optimalisasi 68 unit armada yang sudah beroperasi, melalui pemetaan ulang jalur serta penguatan sistem pengawasan berbasis digital.

Kepala Dishub Kota Batu, Susetya Herawan, menjelaskan keputusan tersebut merupakan hasil evaluasi program pada tahun sebelumnya. Saat ini, pihaknya menilai kebutuhan layanan masih bisa dipenuhi dengan armada yang ada, selama distribusi rute dan pengawasan operasional diperbaiki.

“Kami masih melakukan kajian mendalam, termasuk melihat perubahan jumlah siswa di tiap rute, apakah berkurang atau justru meningkat,” ujarnya, Senin (9/2/2026).

Menurutnya, minat masyarakat terhadap layanan APEL Gratis memang tinggi. Namun kondisi di lapangan bersifat dinamis, terutama saat memasuki tahun ajaran baru. Dalam beberapa kasus, jumlah pelajar di satu titik bisa meningkat drastis dalam waktu singkat.

"Contohnya pemberhentian yang sebelumnya hanya melayani sekitar 30 siswa, bisa meningkat hingga 60 siswa. Karena itu, pemetaan ulang jalur dinilai penting agar layanan tetap efektif dan tepat sasaran," imbunya.

Selain evaluasi jalur, Dishub Batu juga menyiapkan sistem absensi digital bagi sopir APEL. Sistem ini dirancang untuk meningkatkan akurasi data sekaligus mencegah potensi manipulasi laporan perjalanan. Apalagi, absensi masih dilakukan secara manual dengan melampirkan foto sebagai bukti kehadiran. 

"Ke depan, absensi akan diintegrasikan dalam aplikasi khusus yang memungkinkan pemantauan ritase perjalanan, kinerja pengemudi, hingga posisi armada secara real time. Dengan sistem terintegrasi, pengawasan akan lebih mudah dan transparan," tegasnya.

Sementara itu, Pengurus Aliansi Pengemudi Mobil Penumpang Umum (APMPU) Kota Batu sekaligus Ketua Jalur Batu-Landungsari, Aro Sujarwo, mengaku para sopir telah mendengar rencana penerapan sistem absensi digital tersebut.

Ia menyebut sistem yang beredar informasinya berupa e-checklock atau absensi elektronik terpadu, yang kemungkinan dapat terhubung dengan admin hingga orang tua siswa. Namun, implementasinya masih menunggu keputusan resmi dari Dishub.

“Selama ini absensi masih manual, tulis nama, sekolah, tanda tangan, lalu kirim foto. Kalau nanti digital tentu harus mengikuti perkembangan zaman supaya lebih praktis dan akurat,” tuturnya. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Penulis:Galih Rakasiwi
|
Editor:Ferry Agusta Satrio

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Kota Batu, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kontak Kami

  • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
  • (0341) 563566
  • [email protected]

Berlangganan

Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

Member Of

Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

SUPPORTED BY

Logo Varnion
© 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.