Satu Tahun Kepemipinan Wali Kota Batu, Apindo Dorong Semakin Inovatif dan Progresif
TIMES Batu/Ketua Apindo Kota Batu, Suryo Widodo. (Foto: Galih Rakasiwi/TIMES Indonesia)

Satu Tahun Kepemipinan Wali Kota Batu, Apindo Dorong Semakin Inovatif dan Progresif

Satu tahun kepemimpinan Nurochman–Heli di Batu dinilai Apindo sebagai momen krusial berbenah: perkuat inovasi lintas sektor, layanan publik, dan tata kelola transparan demi ekonomi berkelanjutan.

TIMES Batu,Sabtu 21 Februari 2026, 16:16 WIB
1K
G
Galih Rakasiwi

BATUSatu tahun pemerintahan Wali Kota Batu Nurochman dan Wakil Wali Kota Heli Suyanto berjalan di tengah tekanan ekonomi yang tak ringan. Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Kota Batu Suryo Widodo menilai periode awal kepemimpinan ini menjadi momen krusial untuk berbenah dan mempercepat inovasi lintas sektor.

“Era sekarang lagi sulit, semua harus berbenah. Persaingan antar daerah cukup berat. Batu harus lebih inovatif dalam segala sektor pariwisata, UMKM, pertanian, hingga food and beverage,” kata Suryo, Sabtu (21/2/2026).

Ia menegaskan bahwa tantangan ekonomi regional dan nasional menuntut respons yang lebih proaktif dari pemerintah daerah. Ia mendorong agar kepemimpinan tahun kedua tidak sekadar melanjutkan program, melainkan memperkuat eksekusi visi dan misi secara terukur.

"Kedekatan dengan warga menjadi fondasi utama. Pemerintah perlu meningkatkan komunikasi publik, membuka ruang dialog, serta menyerap aspirasi masyarakat secara konsisten," ujarnya.

Direktur Utama Jatim Park 3 ini menambahkan, Pemkot Batu harus lebih proaktif menjalankan visi misi dan lebih dekat dengan warga. Apindo memandang itu adalah kunci kemajuan. Selain itu, kepuasan publik terhadap pemerintahan akan sangat ditentukan oleh peningkatan kualitas hidup masyarakat. 

"Kemudian harus fokus pada pendidikan, layanan kesehatan, dan pembangunan infrastruktur dinilai menjadi prasyarat. Di saat bersamaan, penguatan ekonomi berkelanjutan melalui dukungan terhadap UMKM, sektor pariwisata, serta kemudahan investasi harus berjalan paralel," bebernya.

Ia juga menekankan pentingnya tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel. Pelayanan publik yang prima, menurutnya, akan menjadi indikator konkret keberhasilan reformasi birokrasi di tingkat daerah.

"Di bidang infrastruktur, percepatan pembangunan jalan, jembatan, dan fasilitas umum dapat menjadi pengungkit pertumbuhan ekonomi," tegasnya.

Namun, ia mengingatkan, seluruh kebijakan harus disusun dalam kerangka perencanaan strategis jangka panjang yang melibatkan partisipasi masyarakat.

“Manajemen sumber daya harus dioptimalkan, baik sumber daya alam maupun manusia. Pemerintah juga harus terbuka dalam setiap pengambilan keputusan,” tuturnya.

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Penulis:Galih Rakasiwi
|
Editor:Hendarmono Al Sidarto