Tutup Pintu Toko Modern, Desa Wisata di Batu ini Pilih Bela Warung Warga
TIMES Batu/Kepala Desa Tulungrejo, Suliono saat memberikan keterangan (Foto: Galih Rakasiwi/TIMES Indonesia)

Tutup Pintu Toko Modern, Desa Wisata di Batu ini Pilih Bela Warung Warga

Pemdes Tulungrejo, Kota Batu, tegas tolak pendirian toko modern di wilayahnya. Kebijakan ini untuk lindungi usaha lokal dan jaga karakter desa wisata, dengan dukungan perdes.

TIMES Batu,Sabtu 28 Februari 2026, 17:14 WIB
4
G
Galih Rakasiwi

BATUPemdes Tulungrejo, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, menegaskan sikap tegas, tak ada ruang bagi toko modern di wilayahnya. Kebijakan ini ditempuh demi menjaga dan mengangkat potensi lokal yang selama ini menjadi kekuatan desa, mulai dari pertanian hingga sektor pariwisata.

Kepala Desa Tulungrejo, Suliono, mengatakan sejumlah investor sempat mengajukan rencana pendirian toko modern. Namun, pemerintah desa konsisten menolak sejak beberapa tahun terakhir dan kini tengah menyiapkan peraturan desa (perdes) untuk memperkuat kebijakan tersebut.

"Kami memilih mengutamakan potensi yang sudah ada di desa. Untuk toko modern, memang tidak kami izinkan berdiri di sini," ujarnya, Sabtu (27/2/2026).

Menurut dia, tingginya minat investor tak lepas dari posisi Tulungrejo sebagai salah satu destinasi unggulan di Kota Batu. Desa ini menjadi pintu masuk berbagai objek wisata populer seperti Taman Rekreasi Selecta, Coban Talun, Pura Giri Arjuna, hingga wisata petik apel yang dikenal luas oleh wisatawan domestik maupun mancanegara.

"Banyak yang ingin masuk karena desa ini jadi tujuan wisata. Perputaran ekonominya terlihat menjanjikan. Jadi banyak yang mau berinvestasi di sini," bebernya.

Meski demikian, pemerintah desa menilai kehadiran toko modern berpotensi menggerus usaha kecil milik warga. Warung dan toko kelontong lokal dinilai sudah mampu memenuhi kebutuhan wisatawan, sekaligus menjadi penggerak ekonomi keluarga di desa.

“Kami ingin usaha masyarakat tetap hidup dan berkembang. Toko-toko warga ini sudah layak dan mampu melayani pengunjung,” tegasnya.

Sebagai langkah lanjutan, pemerintah desa  merumuskan perdes larangan pendirian toko modern agar memiliki dasar hukum yang kuat. 

"Harapannya regulasi tersebut bisa menjadi payung kebijakan jangka panjang dalam melindungi pelaku usaha lokal dan menjaga karakter desa wisata berbasis masyarakat," tuturnya.(*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Penulis:Galih Rakasiwi
|
Editor:Faizal R Arief

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Kota Batu, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kontak Kami

  • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
  • (0341) 563566
  • [email protected]

Berlangganan

Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

Member Of

Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

SUPPORTED BY

Logo Varnion
© 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.