Soal Banyak PJU Mati, DPUPR Kota Batu Janji Tindak Lanjuti Laporan Warga
Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Batu memastikan akan menindaklanjuti setiap laporan masyarakat terkait Lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) yang mengalami gangguan.
BATU – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Batu memastikan akan menindaklanjuti setiap laporan masyarakat terkait Lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) yang mengalami gangguan.
Penjelasan itu disampaikan menyusul adanya keluhan warga mengenai padamnya sejumlah PJU di beberapa wilayah Kota Batu.
Kepala DPUPR Kota Batu, Esty Dwiastuti, menjelaskan bahwa PJU di ruas Jalan Hasan Halim hingga jalur alternatif Sisir-Temas, terdapat lampu yang sengaja dimatikan sementara atas permintaan petani karena cahaya lampu dinilai mengganggu tanaman menjelang masa panen.
"Setelah panen nanti lampunya akan dinyalakan kembali," ujarnya, Senin (7/9/2026).
Sementara itu, PJU di kawasan Lapangan Sisir atau Sendratari Arjuna Wiwaha mengalami kerusakan setelah kabelnya terkena alat berat. Saat ini, petugas lapangan tengah melakukan perbaikan.
"Kabel PJU kemarin terkena alat berat dan hari ini sedang diperbaiki oleh teman-teman di lapangan. Insyaallah kami akan memberikan update setelah pekerjaan selesai," katanya.
Mantan Kadisperpusip itu menegaskan, DPUPR berkomitmen menangani setiap laporan kerusakan PJU. Ia juga mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan kanal pengaduan resmi, termasuk melalui akun media sosial DPUPR Kota Batu, agar laporan dapat segera ditindaklanjuti.
"Terima kasih atas laporan masyarakat. Insyaallah akan segera kami tindak lanjuti," ujarnya.
Menurut Esty, penanganan PJU menjadi tanggung jawab bidang tata ruang yang juga membidangi penerangan jalan. Karena itu, pihaknya berharap masyarakat terus berpartisipasi melaporkan apabila menemukan PJU yang tidak berfungsi sehingga penanganan dapat dilakukan lebih cepat.
"Saya meminta peran serta masyarakat jika mengetahui adanya PJU yang mati bisa melaporkan ke kami melalui akun media sosial," tuturnya. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

