Cobek Mbatu SAE Senjata Pemkot Batu Deteksi Masalah Sejak Dini
Wawali Kota Batu, Heli Suyanto saat memimpin rapat koordinasi (Foto: Prokopim KWB for TIMES Indonesia)

Cobek Mbatu SAE Senjata Pemkot Batu Deteksi Masalah Sejak Dini

Pemkot Batu terus memperkuat sistem pengambilan kebijakan berbasis data melalui implementasi Cobek Mbatu SAE.

TIMES Batu,Kamis 4 Juni 2026, 17:12 WIB
138
G
Galih Rakasiwi

BATUPemkot Batu terus memperkuat sistem pengambilan kebijakan berbasis data melalui implementasi Cobek Mbatu SAE. Langkah tersebut diharapkan mampu mempercepat respons pemerintah terhadap berbagai persoalan masyarakat sekaligus menghasilkan kebijakan yang lebih tepat sasaran.

Komitmen itu ditegaskan Wakil Wali Kota Batu Heli Suyanto saat memimpin rapat koordinasi implementasi Cobek Mbatu SAE bersama jajaran perangkat daerah.

Menurut Heli, perkembangan dan tantangan pembangunan daerah saat ini menuntut pemerintah bekerja lebih cepat dalam membaca kondisi di lapangan. Karena itu, setiap informasi yang diperoleh harus segera diolah menjadi dasar penyusunan langkah strategis yang dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

“Setiap gejala yang muncul harus kita respons secara cepat, terstruktur, dan berbasis data. Yang menjadi tantangan bukan pada kurangnya informasi, tetapi bagaimana informasi tersebut dapat segera diterjemahkan menjadi tindakan yang tepat,” katanya, Kamis (4/6/2026).

Ia menjelaskan, inovasi itu dirancang sebagai sarana memperkuat koordinasi antarperangkat daerah sehingga berbagai potensi persoalan maupun peluang pembangunan dapat terdeteksi lebih awal. 

"Dengan sistem tersebut, pemerintah memiliki ruang yang lebih luas untuk menyusun kebijakan yang efektif dan sesuai kebutuhan masyarakat," urainya.

Politisi Gerindra itu menilai sektor pertanian dan pariwisata sebagai dua pilar utama perekonomian Kota Batu membutuhkan dukungan lintas sektor. 

"Oleh karena itu, penyusunan program pembangunan tidak bisa dilakukan secara sendiri-sendiri, melainkan harus dibangun melalui kolaborasi yang kuat antar lembaga pemerintah," urainya.

Dia mencontohkan, pertanian dan pariwisata merupakan sektor strategis yang saling berkaitan. Karena itu seluruh perangkat daerah harus bergerak dalam satu arah agar program yang dijalankan benar-benar mampu menjawab kebutuhan masyarakat.

"Makanya saya dan Pak Wali meminta seluruh organisasi perangkat daerah tidak berhenti pada penyusunan rekomendasi. Setiap hasil pembahasan harus ditindaklanjuti menjadi program konkret yang dapat diukur keberhasilannya," tegasnya.

Pasalnya, keberhasilan pembangunan daerah tidak hanya ditentukan oleh kualitas perencanaan, tetapi juga oleh kemampuan pemerintah menerjemahkan data dan rekomendasi.

"Dari situ bisa menjadi aksi nyata yang berdampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat serta kemajuan Kota Batu," tutupnya. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita ini juga tayang di portal nasional

Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.

Baca di sini
Penulis:Galih Rakasiwi
|
Editor:Ferry Agusta Satrio

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Kota Batu, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kontak Kami

  • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
  • (0341) 563566
  • [email protected]

Berlangganan

Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

Member Of

Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

SUPPORTED BY

Logo Varnion
© 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.