Dua Pantai di Malang yang Paling Ramai Dikunjungi Versi Disparbud
Sunset di Pantai Tanjung Penyu Malang, salah satu pantai di Malang yang paling banyak dikunjungi oleh wisatawan. (Foto: Achmad Fikyansyah/TIMES Indonesia)

Dua Pantai di Malang yang Paling Ramai Dikunjungi Versi Disparbud

Kabupaten Malang dikenal memiliki deretan pantai eksotis di kawasan selatan. Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Malang mencatat dua pantai yang paling ramai dikunjungi wisatawan.

TIMES Batu,Jumat 17 April 2026, 11:23 WIB
1.3K
A
Achmad Fikyansyah

MalangKabupaten Malang dikenal memiliki deretan pantai eksotis di kawasan selatan. Dari puluhan destinasi yang ada, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Malang mencatat dua pantai yang paling ramai dikunjungi wisatawan, yakni Pantai Balekambang dan Pantai Tanjung Penyu.

Kepala Disparbud Kabupaten Malang, Firmando Hasiholan Matondang, mengungkapkan bahwa kedua pantai tersebut memiliki strategi promosi yang berbeda, namun sama-sama efektif dalam menarik wisatawan.

“Di Kabupaten Malang ada dua pantai yang paling ramai dikunjungi, satu Balekambang, satunya Tanjung Penyu. Mereka memang beda cara menjualnya," terangnya.

Dia menyebut, Balekambang atau yang kerap dijuluki “Tanah Lot-nya Malang” ini hingga kini memang masih menjadi primadona pantai di Malang. Selain punya hamparan pantai nan indah, pengelola juga menawarkan beragam paket-paket kegiatan yang bisa dilakukan oleh pengunjung.

"Kalau Balekambang itu menjual melalui paket-paket kegiatan, sekaligus ada gelaran seninya," kata dia.

Berbeda dengan Tanjung Penyu, pantai yang relatif baru booming beberapa tahun ini lantaran mereka memberikan beragam fasilitas yang apik, juga kuat secara branding di media sosial.

"Kalau di Tanjung Penyu menjualnya melalui media sosialnya yang kuat sekali,” imbuhnya.

Pendekatan ini dinilai mampu menjangkau generasi muda dan wisatawan yang aktif di platform digital.

Data Disparbud menunjukkan, kunjungan wisata ke pantai-pantai di Malang Selatan pada tahun 2025 mencapai sekitar 1,5 juta wisatawan. Angka ini menjadi indikator positif bagi perkembangan sektor pariwisata daerah.

Meski demikian, Firmando menegaskan bahwa peningkatan jumlah kunjungan harus diimbangi dengan kesiapan pengelolaan destinasi, termasuk dari aspek pelayanan dan kelestarian lingkungan.

“Sehingga Disparbud akan terus menggenjot agar wisata pantai Malang Selatan bisa terus siap dalam menerima kunjungan. Selain mendorong pengelola untuk bisa terus memberikan inovasi layanan, juga menjaga kebersihan alam agar terus asri,” jelasnya.

Ke depan, Pemerintah Kabupaten Malang menargetkan sektor pariwisata pantai tidak hanya unggul dari sisi jumlah kunjungan, tetapi juga kualitas pengalaman wisatawan, sehingga mampu memberikan dampak ekonomi yang berkelanjutan bagi masyarakat sekitar. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita ini juga tayang di portal nasional

Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.

Baca di sini
Penulis:Achmad Fikyansyah
|
Editor:Ferry Agusta Satrio

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Kota Batu, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kontak Kami

  • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
  • (0341) 563566
  • [email protected]

Berlangganan

Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

Member Of

Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

SUPPORTED BY

Logo Varnion
© 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.