Tren One Day Trip Bikin Okupansi Hotel Kota Batu Sulit Terdongkrak
Ramainya kunjungan wisatawan ke obyek wisata di Kota Batu (ilustrasi) (FOTO: Galih Rakasiwi/TIMES Indonesia)

Tren One Day Trip Bikin Okupansi Hotel Kota Batu Sulit Terdongkrak

Meningkatnya kunjungan wisatawan ke Kota Batu selama libur panjang belum mampu mendongkrak tingkat hunian hotel secara signifikan.

TIMES Batu,Kamis 14 Mei 2026, 18:07 WIB
654
G
Galih Rakasiwi

BatuMeningkatnya kunjungan wisatawan ke Kota Batu selama libur panjang belum mampu mendongkrak tingkat hunian hotel secara signifikan. Pelaku perhotelan menilai tren wisata singkat atau one day trip menjadi salah satu penyebab utama okupansi hotel sulit bergerak tinggi.

Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kota Batu, Sujud Hariadi, mengatakan sebagian besar wisatawan kini memilih datang ke Kota Batu hanya untuk berwisata sehari tanpa menginap.

"Sekarang polanya banyak yang berangkat pagi lalu malam langsung pulang. Jadi kunjungan wisata ramai, tapi hotel belum tentu ikut penuh," ujarnya, Kamis (14/5/2026).

Menurutnya, fenomena tersebut paling terasa pada wisatawan rombongan. Dari banyaknya bus pariwisata yang masuk ke Kota Batu, hanya sebagian kecil rombongan yang memutuskan bermalam di hotel.

"Tentu, kondisi itu membuat okupansi hotel selama momentum libur panjang Kenaikan Yesus Kristus diperkirakan hanya berada di kisaran 70 hingga 80 persen," bebernya.

Angka tersebut dinilai sudah cukup baik di tengah perubahan pola perjalanan wisata masyarakat. Sujud menjelaskan, lonjakan pengunjung sebenarnya mulai terlihat di sejumlah destinasi wisata sejak awal libur panjang. 

"Bahkan beberapa tempat wisata mengalami peningkatan kunjungan cukup tinggi dibanding hari biasa," urainya.

Namun, tingginya pergerakan wisatawan belum linier dengan reservasi kamar hotel. Hingga pertengahan pekan ini, tingkat pemesanan kamar disebut masih berkisar 50 sampai 60 persen.

"Selain tren one day trip, kami juga menyoroti faktor ekonomi masyarakat yang mempengaruhi keputusan wisatawan untuk menekan biaya perjalanan, bebernya. 

Dirut PT Selecta itu menilai wisatawan kini cenderung memilih paket wisata singkat tanpa tambahan biaya menginap. Bisa jadi karena daya beli masyarakat juga. Akhirnya wisatawan memilih wisata yang lebih hemat.

"Meski begitu, pelaku perhotelan tetap optimistis pergerakan wisatawan ke Kota Batu akan terus meningkat menjelang musim libur sekolah pada Juni hingga Juli mendatang," tutupnya. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita ini juga tayang di portal nasional

Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.

Baca di sini
Penulis:Galih Rakasiwi
|
Editor:Ferry Agusta Satrio

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Kota Batu, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kontak Kami

  • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
  • (0341) 563566
  • [email protected]

Berlangganan

Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

Member Of

Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

SUPPORTED BY

Logo Varnion
© 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.