Sensasi Terbang di Langit Batu, Wisata Paralayang Ini Bikin Liburan Tak Terlupakan
Paralayang Batu tawarkan terbang tandem 20 menit di ketinggian 1.326 mdpl. Nikmati panorama Kota Batu dari udara mulai Rp500 ribu. Paket sunrise dan VIP tersedia.
BATU – Kota Batu tak pernah kehabisan cara memanjakan wisatawan. Selain udara sejuk dan panorama pegunungan, ada satu pengalaman yang selalu diburu para pelancong, yakni merasakan sensasi terbang bebas dari kawasan Paralayang Batu.
Bagi banyak wisatawan, mencoba paralayang bukan sekadar aktivitas wisata biasa. Dari ketinggian sekitar 1.326 meter di atas permukaan laut, pengunjung diajak melayang di udara sambil menikmati bentang alam Kota Batu dan Malang dari sudut pandang yang berbeda.
Selama kurang lebih 20 menit di udara, wisatawan akan dibawa menembus angin dengan kecepatan sekitar 50 kilometer per jam menuju area pendaratan. Dari atas langit, hamparan perbukitan hijau, permukiman warga, hingga lanskap kota terlihat begitu memukau.
Tak heran jika pengalaman ini kerap disebut sebagai salah satu agenda wajib saat berlibur ke Kota Batu. Bagi wisatawan yang telah memiliki lisensi atau pengalaman sebagai atlet paralayang, penerbangan mandiri bisa menjadi pilihan. Namun bagi pemula, tak perlu khawatir karena tersedia layanan tandem bersama instruktur profesional.
Dengan sistem tandem, wisatawan cukup menikmati perjalanan di udara, sementara seluruh kendali penerbangan dipegang oleh instruktur berpengalaman.
Pengelola juga menerapkan aturan keselamatan bagi pengunjung. Wisata ini umumnya diperuntukkan bagi usia 18 hingga 60 tahun. Sementara peserta di bawah 18 tahun dapat mengikuti penerbangan dengan persetujuan orang tua dan pendampingan instruktur.
Harga menikmati wisata paralayang di Kota Batu bervariasi, tergantung fasilitas yang dipilih wisatawan. Paket reguler dibanderol sekitar Rp500 ribu. Dalam paket ini, pengunjung mendapat dokumentasi monopod, penerbangan tandem bersama instruktur, serta transportasi kembali ke lokasi awal.
Bagi pencinta suasana pagi, tersedia paket sunrise sekitar Rp650 ribu. Fasilitasnya meliputi tiket masuk dan parkir, kopi dan camilan, penjemputan dari penginapan, dokumentasi monopod, hingga pengalaman terbang saat matahari terbit.
Sementara bagi wisatawan yang menginginkan layanan premium, tersedia paket VIP dengan harga mulai Rp1 jutaan. Paket ini biasanya mencakup asuransi, bebas tiket masuk dan parkir, pilihan jam terbang fleksibel, penginapan, merchandise, serta fasilitas dokumentasi.
Paralayang Batu bukan hanya soal adrenalin, tetapi juga cara baru menikmati keindahan alam Kota Batu. Saat kaki terangkat dari lereng bukit dan tubuh mulai melayang di udara, wisatawan akan merasakan perpaduan antara gugup, kagum, dan bahagia dalam satu waktu.
Salah satu wisatawan asal Kediri, Dika menjelaskan jika paralayang di Kota Batu memberikan kesan dan pengalaman yang tak terlupakan. Sebab selain memacu adrenalin tapi memberikan perasaan luar biasa.
"Ini baru pertama kali saya parayalang meski tandem dengan instruktur sangat luar biasa. Ada rasa takut, khawatir, dan dek-dekan tapi super seru. Dari biaya yang dikeluarkan sebanding," tuturnya.
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.
Berita ini juga tayang di portal nasional
Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.

