Ingin Berenang di Air Jernih Asli dari Sumber Cukup Bayar Rp5 Ribu di Sumber Dadapan Kota Batu
Di tengah menjamurnya kolam renang modern, keberadaan pemandian alami justru semakin diburu. Salah satunya adalah Pemandian Sumber Dadapan yang berada di Dusun Dadapan, Desa Pandanrejo, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu.
BATU – Di tengah menjamurnya kolam renang modern, keberadaan pemandian alami justru semakin diburu. Salah satunya adalah Pemandian Sumber Dadapan yang berada di Dusun Dadapan, Desa Pandanrejo, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu.
Destinasi ini menawarkan pengalaman berbeda, yakni berenang dengan air yang berasal langsung dari sumber alami tanpa campuran kaporit. Airnya yang jernih dan segar menjadi daya tarik utama bagi pengunjung, terutama warga lokal.
Di dalam area pemandian, tersedia dua kolam dengan kedalaman sekitar 120 sentimeter. Salah satu kolam sengaja tidak diisi penuh agar aman digunakan anak-anak.
Selain itu, pengelola juga menyediakan fasilitas permainan seperti seluncuran serta pelampung yang bisa digunakan secara gratis.
Tak hanya itu, suasana di sekitar pemandian juga menjadi nilai tambah. Hamparan sawah dan udara sejuk khas pegunungan membuat pengunjung betah berlama-lama.
Tampilan dinding kolam yang dicat warna-warni juga menambah kesan ceria, khususnya bagi anak-anak. Salah satu pengunjung, Ela Ayu, mengaku rutin datang setiap akhir pekan untuk berenang bersama keluarganya.
"Selain murah hanya lima ribu rupiah di sini tempatnya enak santai. Anak saya juga bisa bermain bebas. Airnya juga bersih dan segar," ujarnya, Senin (13/4/2026).
Ia menambahkan, alasan utama memilih tempat tersebut karena tidak menggunakan kaporit.
"Lebih suka di sini karena airnya alami, tidak ada kaporit seperti di kolam renang pada umumnya," imbuhnya.
Sementara itu, penanggung jawab pemandian, Solikin, menyebutkan bahwa mayoritas pengunjung berasal dari kalangan pelajar. Bahkan, lokasi ini kerap digunakan sebagai tempat praktik pelajaran olahraga renang oleh sejumlah sekolah.
"Setiap hari selalu ada pengunjung, terutama anak-anak sekolah yang latihan renang di sini," jelasnya.
Ia juga menegaskan bahwa karena tidak menggunakan kaporit, perawatan kolam harus dilakukan secara rutin agar kualitas air tetap terjaga.
"Airnya harus sering dibersihkan, minimal dua kali dalam seminggu supaya tetap jernih," pungkasnya. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.
Berita ini juga tayang di portal nasional
Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.

