Jembatan Kali Lanang Ramai Pedagang Burung, Warga Dorong Jadi Sentra Hewan Kota Batu
Jalan bawah jembatan Kali Lanang di Desa Pandanrejo mulai ramai (FOTO: Galih Rakasiwi/TIMES Indonesia)

Jembatan Kali Lanang Ramai Pedagang Burung, Warga Dorong Jadi Sentra Hewan Kota Batu

Kawasan Jalan Raya Pandanrejo di bawah Jembatan Kali Lanang, Desa Pandanrejo, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, mulai ramai didatangi masyarakat. Sejumlah pedagang burung mulai membuka lapak di lokasi tersebut dan menarik perhatian.

TIMES Batu,Jumat 22 Mei 2026, 12:53 WIB
763
G
Galih Rakasiwi

BATUKawasan Jalan Raya Pandanrejo di bawah Jembatan Kali Lanang, Desa Pandanrejo, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, kini ramai didatangi masyarakat. Sejumlah pedagang burung mulai membuka lapak di lokasi tersebut dan menarik perhatian warga yang melintas.

Keramaian mulai terlihat pada waktu tertentu. Ada warga yang datang untuk membeli burung, namun tak sedikit pula yang sekadar melihat-lihat atau melepas penat di kawasan tersebut.

Munculnya aktivitas jual beli itu kemudian memunculkan harapan masyarakat agar lokasi tersebut ke depan dapat ditata menjadi pasar khusus hewan, terutama burung dan ikan hias, di Kota Batu.

Salah satu warga Giripurno, Jainal, mengaku cukup sering datang ke lokasi tersebut untuk melihat berbagai jenis burung perkutut yang dijual para pedagang. Menurutnya, Kota Batu masih belum memiliki pusat penjualan burung dan perlengkapannya seperti di Kota Malang.

"Kalau di Malang gampang. Cari burung, sangkar, pakan, dan kebutuhan lainnya tinggal datang ke Splindit. Kalau di Kota Batu masih belum ada pusat atau sentranya," ujarnya, Jumat (22/5/2026).

Ia berharap kawasan bawah Jembatan Kali Lanang nantinya bisa berkembang menjadi pusat penjualan burung dan ikan hias sehingga memudahkan masyarakat yang memiliki hobi memelihara hewan.

"Saat ini, Kota Batu memang belum memiliki pasar hewan khusus seperti Pasar Splindit di Kota Malang yang dikenal sebagai pusat jual beli burung, ikan hias, hingga perlengkapannya. Siapa tahu di sini bisa, tempatnya sangat cocok dan sejuk," urainya.

Menanggapi hal itu, Kepala Desa Pandanrejo, Abdul Manan, menyatakan dukungannya terhadap aktivitas ekonomi yang mulai tumbuh di kawasan tersebut. Namun, ia menegaskan penataan dan pengembangan baru akan dilakukan apabila lokasi itu nantinya semakin ramai.

"Saya mendukung. Ke depan kalau memang semakin ramai, ingin dilakukan penataan dan ditambah beberapa fasilitas agar lebih nyaman," katanya.

Menurutnya, jika berkembang, kawasan tersebut berpotensi membantu menggerakkan perekonomian warga sekitar sekaligus menjadi ruang aktivitas baru bagi masyarakat Desa Pandanrejo.

"Saya akan menseriusi hal ini agar bisa menjadi pusat keramaian baru dan mampu menggerakkan perekonomian masyarakat," tuturnya. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita ini juga tayang di portal nasional

Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.

Baca di sini
Penulis:Galih Rakasiwi
|
Editor:Ferry Agusta Satrio

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Kota Batu, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kontak Kami

  • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
  • (0341) 563566
  • [email protected]

Berlangganan

Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

Member Of

Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

SUPPORTED BY

Logo Varnion
© 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.