Setahun Mbatu Sae, DLH Perkuat Pengawasan dan Cetak Desa Mandiri Lingkungan
Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batu menjadi salah satu motor penggerak dalam satu tahun implementasi visi Mbatu Sae yang diusung Wali Kota dan Wawali Nurochman-Heli Suyanto.
BATU – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batu menjadi salah satu motor penggerak dalam satu tahun implementasi visi Mbatu Sae yang diusung Wali Kota Nurochman dan Wakil Wali Kota Heli Suyanto.
Penguatan tata kelola lingkungan menjadi fokus utama, ditandai peningkatan pengawasan dan bertambahnya wilayah serta sekolah berprestasi lingkungan.
Kepala DLH Kota Batu, Dian Fachroni, menjelaskan pengawasan terhadap pelaku usaha terus melampaui target dua tahun terakhir. Pada 2024, pengawasan menyasar 140 pelaku usaha dari target 130. Tahun 2025, realisasi mencapai 131 usaha dari target 110.
"Pengawasan dilaksanakan untuk memastikan ketaatan terhadap PPLH dan dilakukan oleh empat pejabat fungsional Pengawas Lingkungan Hidup," jelasnya, Rabu (25/2/2026).
Penanganan pengaduan masyarakat juga menunjukkan tren positif. Dari 16 kasus pada 2024, jumlahnya menurun menjadi 13 kasus pada 2025. Selain itu DLH turut memperkuat layanan rekomendasi persetujuan lingkungan sebagai prasyarat penerbitan PBG bagi usaha skala menengah dan tinggi.
"Bahkan, realisasi penerbitan rekomendasi pada 2024 melampaui target, sementara pada 2025 seluruh target terpenuhi. Lalu, di tingkat desa, program Desa Berseri mendorong partisipasi masyarakat dalam pengelolaan sampah dan pelestarian sumber daya alam," imbuhnya.
Selanjutnya, Desa Tulungrejo berhasil naik kelas menjadi Mandiri pada 2025 setelah sebelumnya Pratama, sedangkan Kelurahan Dadaprejo meraih kategori Pratama. Pada sektor pendidikan keagamaan, Pondok Pesantren Islam Al Irsyad Tengaran 7 Mojorejo meraih penghargaan dalam program Eco Pesantren tahun 2025.
"Tak ketinggalan, dalam program Adiwiyata, jumlah sekolah penerima penghargaan meningkat menjadi 13 sekolah pada 2025, terdiri dari dua Adiwiyata Mandiri, tiga Nasional, satu Provinsi, dan tujuh Kota," bebernya.
Dian menegaskan capaian tersebut menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kota Batu dalam membangun tata kelola lingkungan berkelanjutan.
“Kami ingin membentuk budaya sadar lingkungan yang kuat dan konsisten di semua sektor,” tuturnya. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.



