Hormati Nyepi, Wisata Gunung Bromo Ditutup Total
TIMES Batu/Wisata Gunung Bromo (FOTO: Dok. TIMES Indonesia)

Hormati Nyepi, Wisata Gunung Bromo Ditutup Total

Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) akan menutup sementara aktivitas wisata di kawasan Gunung Bromo selama dua hari dalam rangka menghormati perayaan Hari Raya Nyepi 2026.

TIMES Batu,Sabtu 14 Maret 2026, 13:41 WIB
299
R
Rizky Kurniawan Pratama

MALANGBalai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) akan menutup sementara aktivitas wisata di kawasan Gunung Bromo selama dua hari dalam rangka menghormati perayaan Hari Raya Nyepi 2026.

Penutupan kawasan wisata di Gunung Bromo tersebut diberlakukan mulai 19 hingga 20 Maret 2026. Kawasan baru akan kembali dibuka untuk kunjungan wisata pada 21 Maret 2026.

Kepala Bidang Pengelolaan Taman Nasional Wilayah I Balai Besar TNBTS, Septi Eka Wardhani mengatakan, penutupan dilakukan secara penuh untuk menjaga kekhusyukan umat Hindu yang menjalankan ritual Nyepi.

“Penutupan kawasan Bromo pada 19–20 Maret 2026 dilakukan secara penuh. Kawasan akan dibuka kembali pada 21 Maret 2026,” ujar Eka, Sabtu (14/3/2026).

Berdasarkan pengumuman resmi pengelola, penutupan dimulai pada 19 Maret pukul 00.00 WIB dan akan berakhir pada 21 Maret pukul 12.00 WIB. Kebijakan ini diambil sebagai bentuk penghormatan terhadap perayaan Hari Raya Nyepi yang identik dengan suasana hening tanpa aktivitas.

Pihak TNBTS menegaskan bahwa aktivitas wisata yang tetap berlangsung dikhawatirkan dapat mengganggu kesakralan perayaan keagamaan tersebut.

Sementara itu, terkait operasional wisata saat momen Idul Fitri 1447 Hijriah, pengelola TNBTS menyatakan akan menyesuaikan dengan jadwal resmi pemerintah.

Apabila Hari Raya Idul Fitri jatuh pada 21 Maret 2026, kawasan wisata Bromo kemungkinan hanya dibuka setengah hari setelah pelaksanaan salat Id. Selanjutnya, operasional wisata akan kembali normal dengan jam kunjungan mulai dini hari hingga pukul 17.00 WIB.

“Untuk lebaran kita akan menyesuaikan nanti,” katanya.

Untuk menghadapi lonjakan wisatawan selama libur Lebaran, Balai Besar TNBTS juga telah menyiapkan sejumlah langkah antisipasi. Persiapan tersebut meliputi peningkatan pengawasan kawasan, pengecekan fasilitas dan sarana prasarana wisata, serta koordinasi dengan TNI, Polri, dan pemerintah daerah terkait pengamanan.

Pada periode libur Lebaran 2026, jumlah kunjungan ke kawasan Bromo diperkirakan mencapai sekitar 5.000 wisatawan.

Di sisi lain, TNBTS juga masih memberlakukan penutupan total pada kawasan Ranu Regulo hingga batas waktu yang belum ditentukan. Penutupan dilakukan karena kondisi cuaca ekstrem yang berpotensi membahayakan keselamatan pengunjung.

Pengelola menyebut kawasan tersebut memiliki banyak pepohonan besar yang rawan tumbang saat cuaca buruk. 

“Pembukaan kembali destinasi tersebut akan dilakukan setelah kondisi cuaca dinilai aman bagi wisatawan,” ucapnya. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Penulis:Rizky Kurniawan Pratama
|
Editor:Ferry Agusta Satrio

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Kota Batu, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kontak Kami

  • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
  • (0341) 563566
  • [email protected]

Berlangganan

Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

Member Of

Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

SUPPORTED BY

Logo Varnion
© 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.