Sego Empok Wakini, Kuliner Legendaris yang Diburu Wisatawan di Kota Batu
Di tengah maraknya kafe modern dan restoran kekinian di Kota Batu, kuliner tradisional sego empok Wakini justru tetap bertahan dan semakin populer di kalangan wisatawan.
BATU – Di tengah maraknya kafe modern dan restoran kekinian di Kota Batu, kuliner tradisional sego empok Wakini justru tetap bertahan dan semakin populer di kalangan wisatawan.
Hidangan sederhana berbahan dasar jagung ini kini menjadi salah satu kuliner khas yang banyak diburu pengunjung saat berlibur ke kota wisata tersebut.
Warung Sego Empok Wakini yang berada di kawasan Desa Giripurno, Kecamatan Bumiaji, setiap hari hampir tak pernah sepi pembeli mulai buka pukul 6.00-15.00 Wib. Warga lokal maupun wisatawan dari luar daerah datang untuk menikmati nasi jagung dengan berbagai lauk rumahan yang khas.
Sego empok sendiri merupakan makanan tradisional yang terbuat dari campuran nasi putih dan jagung tumbuk yang dimasak bersama. Hidangan ini dulunya menjadi makanan pokok masyarakat pedesaan karena jagung mudah didapat dan lebih mengenyangkan.
Di warung Wakini, sego empok biasanya disajikan dengan sayur pedas, terong balado, mendol, serta lauk sederhana seperti tempe, tahu, hingga telur. Meski tampil sederhana, perpaduan rasa gurih, pedas, dan manis dari jagung membuat hidangan ini memiliki cita rasa khas yang sulit ditemukan di tempat lain.
Harga yang ditawarkan juga sangat ramah di kantong. Seporsi sego empok di warung ini dibanderol sekitar Rp 10 ribu hingga Rp 12 ribu saja, sehingga menjadi pilihan kuliner murah bagi wisatawan.
Salah satu pengunjung asal Surabaya, Dwi Suciati (32), mengaku sengaja datang ke warung tersebut setelah melihat rekomendasi kuliner di media sosial.
"Awalnya penasaran karena banyak yang bilang ini kuliner khas Batu. Setelah dicoba ternyata enak sekali, rasanya sederhana tapi khas. Rasa jagung yang berpadu dengan lauk rumahan membuat sego empok terasa berbeda dari nasi biasa," jelasnya.
Senada Minto warga setempat mengaku jika sego empok Wakini merupakan langganannya ketika ia malas memasak.
"Selain enak porsinya banyak, jadi kalau istri saya malas masak atau lagi sibuk sego empok Wakini jadi salah satu pilihan yang cukup tepat," bebernya.
Keberadaan sego empok Wakini juga menjadi bagian dari upaya menjaga kuliner tradisional Kota Batu agar tetap dikenal generasi muda. Bahkan pemerintah daerah beberapa kali menggelar festival sego empok untuk memperkenalkan makanan khas ini kepada masyarakat luas. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

